Setiap manusia berhak punya mimpi. Tak peduli dia dari golongan kaya, menengah, miskin atau dia dari golongan orang yang pintar, sedang, atau mungkin kurang... setiap orang berhak punya mimpinya masing-masing. Bermimpi.. hal yang setiap hari nyaris melekat dalam kehidupanku... tapi ada yang salah dalam bermimpiku. Aku tak berani, aku kehilangan keberanianku.. aku terlucuti dengan parah rasa percaya diriku... aku takut bermimpi... Mimpi yang seharusnya aku dekap, aku bawa terbang demi cita-cita yang ada di benakku..
Aku sungguh heran... kemana keberanian itu.. kemana rasa PeDe yang dulu selalu aku genggam diantara ketidakpedeanku akan penampilanku, Dulu aku selalu menggenggamnya, tidak kubiarkan virus tidak percaya diri itu menghalangi kepedeanku mewujudkan cita-citaku, tapi sekarang aku seperti prajurit yang kalah perang sebelum perang dimulai..
Payah... sungguh sungguh payah...
Semoga keberanian bermimpi ini akan segera kugenggam lagi bersama rasa percaya diriku seperti dulu..
Banyak mimpi yang ingin kuraih... dan insyaAllah bisa aku raih selama aku punya tekad, kepercayaan diri, keberanian bermimpi dan mewujudkan, dan doa yang tentunya tidak terputus kepada Allah, Zat yang menciptakan alam dan isinya.
SEMANGAT!!! Never give up!! (ingat kalimat itu adalah kalimat favoritmu dulu saat baru menjadi mahasiswa... Kamu pasti bisa!!!)
Blog ini tempat penulis belajar dan berusaha untuk menghasilkan hal positif selain hanya menjadi pengamat kehidupan. Tempat penulis menuangkan ide dan berbagi. Tempat penulis berkawan saat mata enggan terpejam. Semoga blog ini bisa memberi manfaat buat penulis dan mungkin juga orang lain. Akhirnya... selamat menjelajah isi blog sederhana ini.. Have a great and meaningful day, everyone..
Senin, 08 Agustus 2011
Minggu, 17 April 2011
Sebuah Cerita dari Sebuah Daerah Trans
Lapangan memang penuh cerita, membuat kita banyak belajar mengenal lebih dekat sekitar kita. Kali ini kembali saya belajar mengenai arti sebuah "ketidakmerataan" pembangunan. Bukan bermaksud untuk menyalahkan siapapun...hanya bercerita tentang apa yang saya lihat. Kali ini di sebuah daerah trans di salah satu kabupaten di Kalimantan Selatan. Sebuah daerah dimana banyak menarik para penduduk luar Kalsel untuk bekerja di daerah ini. Gambar di atas adalah salah satu jalan yang saya lalui bersama kawan-kawan menuju dan kembali dari daerah pencacahan Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dan ini tidak dalam kondisi hujan. Dengan sangat terpaksa kami turun dari kendaraan demi menghindari jatuh karena jalan yang rusak seperti di atas. Bagian kanan, tengah, kiri jalan sama-sama tidak ada pilihan untuk bisa dilalui dengan aman. Padahal inilah akses sehari-hari penduduk daerah trans ini dengan wilayah ibukota kabupatennya. Gambar paling awal adalah jalan sunyi di tengah perkebunan sawit menuju ke daerah trans itu juga. Betapa mengelus dadanya saya melihat kondisi ini. Tidak terbayangkan andai saya yang harus melaluinya sehari-hari. Melaluinya sehari saja, badan terasa pegel-pegel dan dapat pijatan yang ibaratnya malah membuat badan sakit:). Lalu bagaimana dengan penduduk setempat?? Mungkin…mereka sudah terbiasa dan memang harus membiasakan diri karena memang tidak ada alternatif lain. Dan inilah salah satu potret kondisi jalan di pelosok Indonesia... dimana jalanan tanah di jawa rasanya pun rata-rata tidak sesakit ini.:)
Kabupaten yang kaya potensi ekonomi (tambang dan perkebunan)..., tapi di dalamnya masih terdapat jalan-jalan rusak seperti ini... bukan hanya satu tapi banyak titik di kabupaten ini. Di daerah lain, di pelosok Indonesia yg lain, sangat mungkin masih banyak yang jauh lebih parah dibanding ini. Padahal, salah satu faktor pendukung percepatan pembangunan SDM maupun fisik suatu wilayah adalah kemudahan akses jalannya.
Satu pelajaran yang membuat saya harus menggedor hati nurani saya saat itu adalah untuk lebih dan lebih bersyukur dengan keberadaan saya di ibukota Provinsi Kalsel.
Satu harap dan doa... semoga akses jalan untuk saudara-saudara di daerah trans itu bisa segera membaik. Semoga ada pihak, entah itu perusahaan atau pemda setempat , yang akan melakukan perbaikan sehingga akses jalan disana bisa lebih nyaman dilalui. aamiin
Buat kawan-kawan pencacah lapangan di daerah pelosok... Two thumbs up for you, kawan... Tetap semangat dan amanah menjalankan tugas kita sebagai abdi negara dengan baik... aamiin:)
Sebuah Perjalanan
Senyuman terasa manis menyapa hari ini
Guratan asa yang menghias wajah menyibak gelisah
Rasa saling membahu membalut hati
Riuh terdengar canda mereka setia menemani
Sedih menjadi penanda untuk berbuat lebih berarti
Tawa menjadi bukti akan nikmat yang kudekap
Sepi menjadi alarm untuk diri dan akhir hidup ini
Senyum menjadi perekat, perekat kasih sayang sesama insan…
Kemudian cinta menyapa…
Nafsu membaur membuat cinta menjadi tanda tanya merenungi diri…
Aku sungguh rindu menanti hadirnya cinta ini
Membaur indah dalam hidupku tanpa bayang-bayang “nafsu” yang kian mengerikan pikir ini
Menarilah diri… menarilah dengan bijak
Menyanyilah… suarakan kejujuran itu
Membaurlah tuk bercanda dengan kedewasaan
Peluklah dengan mesra… dengan erat senandung kesabaran
Written: April 12th 2007
Hidup hanya perjalanan sementara sebelum kita sampai di suatu titik awal dimulainya kehidupan yang abadi..
Senyum
Kadang penat mendepak senyum jauh… menjauh … makin jauh
Diam menjadi sahabat kala semua tertutup, terkunci mesti tak rapat
Tapi senyum tetaplah sarat dengan ketulusan
Meski tak jarang topeng-topeng kehidupan menjadi parasit… menjadi benalu di keindahannya
Senyum adalah keindahan dalam hidup
Penghibur terdekat bagi manusia..termudah memanggilnya
Senyum adalah perekat jiwa… pengikat hati tuk mendekap tenang
Senyum… pelipur duka pendamping tawa
Rangkul aku selalu senyumku
Agar aku terbiasa … agar aku menjadi lebih bijaksana
Ajak ketulusan dan keikhlasan jua bersamamu
Temani aku… menapaki langkah di sisa umur ini
Peluklah aku, senyumku…
Dampingi aku hingga ajal itu memanggilku
Ijinkanku berkawan denganmu hingga saat-saat terakhirku
Membaurlah bersama kebaikan untuk temani aku..
Written May 2nd 2007, Banjarmasin
Always Keep ur smile!!!:)
No Title..
Kurengkuh dan kujaga diri ini
Gelisah mencengkeram erat membuat rengkuhanku kian lemah
Tangis menawarkan simpati tuk rasa yang tak terdefinisi
Ada apa hatiku… ada apa tubuhku… ada apa diriku?
Sedih dan pedih mengoyak hati ini
Tapi aku tak paham menggali makna dibalik semua
Ada apa diriku…?
Ungkapkan padaku agar kumampu mencernanya
Pikirku pun menjadi bertanya-tanya
Membaur dengan kebingungan untuk mendefinisikan rasa
Ada apa diriku? Kembali dia bertanya
Butir demi butir air mata menjadi jawabnya…
Takut itu tampak tersenyum padaku…
Keberadaanku saat ini menjadi muara sedih ini
Pertanyaan demi pertanyaan tertahan di tengah langkah
Ada apa denganku?
Kupanggil tenang tuk hadir menemaniku
Tertawa dengan semua nikmat yang kudekap
Tapi entah mengapa ia lekas pergi… silih berganti datang dan pergi
Tersenyumlah hatiku… aku rindu senyumanmu
Sepi ini hanya sebagian
Sendiri itu hanya duniawi
Kau sesungguhnya tak sendiri
Ruhanimu dan imanmu berkawan menghiburmu
Cinta ini adalah kawan setia
Di kala lemah gigih mengoyak… kita harus tetap berpegang erat
Cinta ini selalu menyisakan senyum tulus untukmu…
Damaikanlah rasamu, diriku…
Masih tersisa banyak ruang cinta yang harus kau isi dan kau rangkul dengan bijak
Jangan biarkan lemah membuatmu sedih berlarut-larut
Sedihlah sejenak… rasakan sejenak… lalu bangkitlah…
Abaikan lemahmu… jagalah jarak agar dia tidak bercanda mesra denganmu
Written April 30th 2007, Banjarmasin
Keep ur smile… Menangislah sejenak… merenunglah dan… lalu bangkitlah dengan cepat…
Wanita, Dimana Eksistensimu?
Sel kelabuku kian kelabu
Otakku kian tersenyum bangga menampakkan putihnya
Tak terpakai..terjerat dalam kusut
Lelah merengkuh erat semangat
Hai manusia, ada apa denganmu?
Kemanakah hilangnya rasa syukur yang tersenyum untukmu?
Kenapa terkalahkan oleh penat yang bersahabat?
Kemana hilangnya jernihmu, wanita???
Wanita… wanita
Dimana kecemerlanganmu
Dimana ketangguhanmu yang membaur dalam manjamu
Kenapa biarkan manja menggelitikmu tuk hentikan langkah?
Lanjutkan langkahmu yang tersendat bahkan terhenti
Jangan biarkan dirimu terpaku… terhenyak di satu titik
Buatlah titik demi titik menjadi garis
Polalah sebaiknya di setiap langkahmu, wanita…
Written June 2007, at my beloved office…
Puisi untuk diri sendiri… TETEP SEMANGAT n BE AMANAH!!!:)
Jumat, 15 April 2011
Keep Your Love…
Love… a word that has a huge or large meaning
Love is a set… can be divided in many ways and many things…also…
in every time and every place… and every step in your life…
Love…
Love is beautiful… very beautiful… wonderful…
Sad, happy, tears, fear, jeaulous, smile, laugh, responsibility, brave, wise… etc
Those feelings are many faces of Love..
Many definitions … from this word
People will not be really really “alone” …
because they have a love.. Besides, they have Allah… The King of Creator..
So Keep your love… n make your life meaningful with your love…
Written April 10th 2007
At Banjarmasin
Langganan:
Postingan (Atom)


