Sabtu, 24 Maret 2012

Sherlock Molly at serial Sherlock Holmes BBC

Sherlock Molly Season 1
Sherlock Molly Season 2
Sherlock Molly Season 2
Sherlock Molly Season 2
Sherlock Molly Season 2
Sherlock n Molly, meskipun karakter Molly tidak ada di dalam novel, tapi karakter ini sangat unik. Dibandingkan Irene Addler "The Woman" yang membuat Sherlock patah hati atau jatuh cinta, karakter Molly jauh lebih "unik" buat Sherlock. Tentang seorang wanita yang tulus kepada Sherlock... tulus membantu meskipun Sherlock terkesan "cuek" tapi sebenarnya perhatian dengan caranya yang unik... Sherlock dan Molly memiliki chemistry yang kuat buat jadi pasangan.. pasangan yang unik... tengil vs lugu ... , "awam" vs tulus, modis vs sederhana, cuek vs pengertian dan sama-sama punya hobby bedah mayat untuk ilmu anatomi... :) :) How wonderful couple!! :D :D #big.wish for Season 3.. Molly and Sherlock... :). Beautiful idea from Moffat and Mark Gatiss cs to make Molly's character :). Kenapa jadi dramatis begini, saya sebagai penonton, padahal kan ini serial detektif ya??? hi hi hi

Sumber : serial Sherlock Holmes BBC

Sabtu, 19 November 2011

Olahraga dan Suporter Fanatiknya

Menjadi bagian dari negeri yang bernama Indonesia adalah suatu kebanggaan bagi saya. Meskipun banyak ironi di negeri ini, tapi kecintaan terhadap negeri ini termasuk orang-orang yang ada di dalamnya adalah sesuatu yang spesial. Begitu pun  saat olahraga menyatukan semua kalangan di negeri ini, seperti menghilangkan atau setidaknya meminimalkan gap kehidupan sosial di negeri ini untuk sementara. Kita berteriak bersama untuk satu nama I-N-D-O-N-E-S-I-A. 
Suporter Indonesia buat saya adalah suporter yang unik dan kadang fanatik. Begitu gempita dan menggebunya mereka mendukung tim sepakbola Indonesia sampai bahkan berimbas pada emosi yang meluap-luap. Mereka marah saat tim mereka kalah atau bermain tidak baik seolah mereka merupakan kesatuan dari tim tersebut. Itu wajar.. tapi ada kalanya entah saya merasa kadang suporter Indonesia terlalu fanatik berlebihan. Seperti kejadian di beberapa pertandingan sepakbola terakhir di ajang Sea Games..., saking fanatiknya bahkan mereka sebagian kurang menghargai lagu kebangsaan negara lain yang menjadi lawan. Bukannya saya tidak cinta pada timnas Indonesia, tapi bukankah kita bukan bangsa yang kerdil kawan??? Kita ingin menjadi bangsa yang besar... bangsa yang ingin dihargai juga oleh negara lain??? Jadi kenapa kita tidak menghargai negara lain juga.. Lagu kebangsaan mungkin hanyalah hal yang kecil... tapi tidak bagi bangsa yang memiliki lagu kebangsaan tersebut. Seperti kita saat mendengarkan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya..., begitupun mereka saat mendengarkan lagu kebangsaannya. Kita tidak ingin lagu kebangsaan kita dihina atau diremehkan, itu artinya kita juga harus menghargai saat lagu kebangsaan negara lain dikumandangkan termasuk dihadapan pemain-pemain negara-negara tersebut. Sedih kawan... saat kita menjadi kerdil hanya karena kefanatikan.
Saya dan kalian sama-sama mencintai timnas Indonesia dan negeri ini, ya kan?? Tapi mari mencintai dengan cara yang indah dan santun..  Kita akan tunjukkan ke negara lain, kita bangsa yang tidak bisa mereka sepelekan dan tidak layak untuk mereka hina.
Kita, bangsa ini, adalah bangsa pemimpi... memimpikan prestasi dan hal yang indah lainnya. Tapi bukan berarti mimpi itu membuat kita membebankannya kepada para pejuang negeri ini, termasuk pejuang olahraga. Saya mengerti terlalu banyak ironi yang menyedihkan dirasakan bangsa ini, tapi itu juga bukan berarti kita bisa seenaknya menuntut impian kita untuk diwujudkan. Mari kita berjuang bersama dengan porsi masing-masing kawan. Pejuang olahraga berjuang dengan usahanya dan kita para suporter berjuang dengan doa dan dukungan ”positif” kita untuk mereka. Bukan seperti pepatah habis manis sepah dibuang. Menang mereka dipuja seolah kemenangan itu milik kita bersama, tapi saat kalah mereka dihujat seolah mereka kambing hitam yang menghancurkan mimpi bangsa ini... Jika itu yang terjadi, maka betapa sulit dan beratnya menjadi pejuang olahraga untuk negeri ini ??
Ironis mendengar dan melihatnya, kawan... bagaimana jika kondisi itu kita balik, kita sebagai pemain dan mereka sebagai suporter... apa kalian suka saat kalian diperlakukan seperti itu??? Kalau saya yang ditanya, saya bilang saya tidak mau diperlakukan seperti itu..  
Kalah dan menang dalam pertandingan hanya hasil... tapi yang jauh lebih penting adalah prosesnya.. proses perjuangannya. Tapi bukan berarti kalah dan menang itu tidak penting. Tentulah itu adalah harga mati yang harus diperjuangkan seoptimal mungkin. Hanya saja..., mari kita perbaiki proses dan sudut pandang kita bersama. Kepercayaan kita, ketulusan dukungan kita  ditambah dengan perjuangan timnas kita... Saat kemenangan itu tertunda.. mari kita tidak langsung menghakimi, tapi mari kita semua kembali melihat proses.. jika memang usaha optimal pejuang olahraga sudah dilakukan.. mari kita tetap menghargai mereka.. Menjadi bangsa yang berpikiran dan bersikap positif, dimulai dari diri kita masing-masing.

I am still and always proud to be Indonesian and supporter of Indonesia’s Fighters...

Dan saya juga bangga bisa berdiri bersama kalian sebagai suporter Indonesia yang unik dan gempita..Mari kita tunjukkan kawan, meski negeri ini banyak ironi dan banyak mimpi yang tertunda, tapi kita bisa tetap menjadi suporter Indonesia yang berjiwa besar . Itu karena kita adalah bangsa yang besar..:)

Rabu, 05 Oktober 2011

Ajun Perwira dan Indri Giana as Marvin and Anggun

Imajinasi masih saja berlanjut... entah kenapa kisah mereka masih saja menjadi ide yang meluap-luap untuk dikembangkan di waktu luang. Bahkan menyempatkan diri dengan membuat wallpaper mereka dengan sederhana dan ala kadarnya...  Hmmm biarkan saja mengalir, mungkin imajinasi ini sedang ingin bercanda denganku melalui sosok Ajun dan Indri sebagai karakter Marvin dan Anggun ...:) :)

Ajun Perwira dan Indri Giana

Indri dan Ajun 3 (landscape)

Ajun dan Indri 4

Karakter Marvin dan Anggun :)
Marvin Anggun 4

Senin, 03 Oktober 2011

Hati


Hati adalah bagian diri kita yang sangat vital…
Dengan hati kita merasakan cinta, suka, benci, iri, sedih, sakit hati, kecewa dan lain-lain. Tempat semua rasa silih berganti singgah sesuai dengan situasi dan kondisi kita. Dengan hati, kita bisa menjadi manusia yang utuh bukan sekedar robot tapi manusia yang peka. Tapi dengan hati pula kita bisa menjadi manusia bengis, pembunuh yang kejam dan manusia yang egois. 
Hati oh hati..aku titipkan rasa ini di ruangmu.. Rasa ingin berguna dan bermanfaat bagi orang lain yang masih malu-malu untuk berdiri tegak menemaniku.. Berikan dia tempat istimewa di tempatmu, hati… dan jangan biarkan dia terganggu oleh rasa egois, terlalu penakut dan ketidakpercayaan terhadap diri sendiri yang makin merajalela menguasai ruanganmu hati. Hati… saat ini sedih rasanya melihat diriku yang bukanlah apa-apa karena aku tak cukup keberanian mengalahkan rasa takut ini. Rasa bernama keberanian sepertinya belum bersedia menetap lama dan nyaman ditempatmu.
Hati... mulai saat ini, mari kita genderangkan perjanjian, perjanjian membuat keberanian dan kebaikan menjadi betah bertempat di ruangmu. Perjanjian untuk mengusir penyakit jiwa untuk perlahan-lahan terasingkan dari ruangmu...:)

Senin, 19 September 2011

Indri Giana and Ajun Perwira as Anggun and Marvin at Nada Cinta :)

Ajun Perwira dan Indri Giana, Pemeran Marvin dan Anggun :)
Kedua bintang muda baru ini punya kesamaan, sama-sama berwajah "imut" dan sama-sama nyenengin melihat akting mereka berdua. Dua wajah yang "pas" menurut saya memerankan karakter Marvin dan Anggun dan kisah "unik" diantara Marvin Anggun.. :D

Ajun Perwira dan Indri Giana



Gambar diambil dari searching di google, dari banyak sumber :)

Karakter Anggun dan Marvin :)
Saya suka dengan kisah yang dihadirkan diantara mereka yang meski di sinetronnya cuma sebagai cerita selingan dan pada akhirnya terhenti menjelang akhir cerita:(. Cerita Anggun dan Marvin adalah cerita yang cukup unik dan bisa memancing ketertarikan imajnasi saya untuk mengembangkan ceritanya, meski itu menyimpang dari alur aslinya... hi hi hi...:)

Anggun dan Marvin


Minggu, 21 Agustus 2011

Karakter Marvin dan Anggun (from Nada Cinta)

Anggun Marvin
Marvin Anggun



Ingin sejenak berbagi imajinasi. Kali ini tentang karakter Marvin dan Anggun di Nada Cinta. Meskipun saya tidak terlalu hobby menonton sinetronnya sebenarnya, tapi kehadiran karakter ini di Nada Cinta meskipun hanya sebagai kisah pelengkap, justru mencuri perhatian saya yang nyaris tidak pernah nonton dan mengikuti alur sinetron ini. Buat saya kisah Anggun dan Marvin di sinetron ini unik. Berawal dari kesedihan Marvin setelah kematian cinta yang tidak berhasil bangkit dengan hatinya dan seorang Anggun yang polos dan riang serta penuh semangat yang melamar pekerjaan sebagai penyanyi di restoran milik Marvin. Marvin membenci Anggun karena suara Anggun dan sikap Anggun mengingatkan dia pada cinta Marvin yang sudah meninggal dunia dan Anggun dengan kepolosannya meskipun kadang dia tidak mengerti dengan sikap Marvin yang aneh dan selalu tidak menyukainya. Anggun yang selalu berbuat positif termasuk kepada Marvin dan Marvin dengan kebenciannya yang sebenarnya tidak beralasan. Kisah cinta diantara keduanya menjadi unik. Bagaimana seorang Marvin yang membenci Anggun tapi sekaligus tidak bisa membohongi hatinya bahwa Anggun telah menarik perhatian dan hatinya. Sebuah rasa yang sulit untuk didefinisikan. Sedangkan Anggun meskipun dia kadang bingung dengan sikap Marvin yang aneh  dan tidak wajar kepada dia, justru Marvin mampu menarik hati Anggun untuk perhatian kepada seorang Marvin. Ditambah lagi dengan karakter Anggun yang pada dasarnya adalah seseorang yang tulus dan baik hati. Buat saya, kisah cinta ini lucu dan unik. Bagaimana mereka mendefinisikan rasa yang berawal dari kebencian dan suasana bersitegang menjadi sebuah zona nyaman buat mereka. Zona nyaman di hati bernama cinta dan perhatian.
Sepertinya ini efek absennya saya menulis cerpen-cerpen lagi, sehingga saat saya menemukan sudut pandang yang unik tentang karakter Marvin dan Anggun dengan kisah mereka, saya merasa tertarik bahkan tertarik untuk mengembangkan alur sesuai imajinasi saya.. :)
Tapi sayangnya sepertinya kisah mereka hanya menjadi pelengkap yang belum tentu ketahuan endingnya (kelanjutannya). Kalo melihat sekilas alur penulis aslinya, ada kemungkinan kisah Marvin dan Anggun akan terputus di tengah jalan, mengambang atau Anggun terpinggirkan karena Marvin mungkin akan dialurkan kembali dengan cinta di masa lalunya. Sayang sekali, padahal kedua karakter ini dan kisahnya unik banget jika kisah mereka dilanjutkan, tapi ya namanya pemain tambahan... , tidak ada yang bisa menolak alur dari penulis aslinya. Biarlah kisah unik antara Marvin dan Anggun menjadi imajinasi buat saya ... baik itu sebagai kenangan imajinasi atau imajinasi yang masih bisa dikembangkan:).

INI BAGIAN DUNIA KHAYALAN SAYA DIANTARA DUNIA NYATA YANG KADANG TERASA SUNYI DI BEBERAPA TITIKNYA...:D

Buat penulis aslinya... makasih sudah menghadirkan 2 karakter ini (Marvin dan Anggun) sehingga saya bisa tertarik di dunia imajinasi saya dengan kisah unik mereka... Bener2 unik...:)

Kamis, 18 Agustus 2011

I love clouds and beach so much..:)
















Selalu suka melihat awan-awan putih yang seolah-olah tersenyum kepada yang menatapnya.. Sambil otak ini bertanya, awan itu apa namanya??? Maklum tidak hafal bentuk-bentuk awan, hanya cumullus nimbus yang sering bercanda dipikiran saat hari menjelang hujan, sedangkan selebihnya... masih perlu membuka ensiklopedia tentang awan:). Love u, clouds... i feel u smile to me when i look at u... it feel so comfort:)